-->

Gebyar Spendalint#4 2026 Warnai Akhir Tahun Pelajaran di UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo

UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo sukses menggelar perhelatan akbar Gebyar Spendalint #4 Tahun 2026 sebagai puncak kegiatan akhir tahun pelajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung meriah di halaman sekolah pada Rabu (22/4) ini memadukan tiga agenda utama: Pagelaran Seni, Fashion Show, dan prosesi Perpisahan Guru.

Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Tanah Datar (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Suasana haru menyelimuti segmen perpisahan saat sekolah melepas dua sosok pendidik berdedikasi, yakni Bapak Hasan Basri, S.Pd. dan Ibu Wirda Nengsih, S.Pd.

Bapak Hasan Basri memiliki catatan sejarah yang unik; beliau mengawali sekaligus mengakhiri masa baktinya di SMPN 2 Lintau Buo. Meski sempat 'hijrah' selama 12 tahun untuk menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Lintau Buo, guru IPS ini akhirnya kembali dan purna tugas di sekolah asalnya per Agustus 2025 lalu.

Para tamu disambut Sirih dalam Cerana (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Sementara itu, Ibu Wirda Nengsih, yang sebelumnya merupakan guru IPA di sekolah ini, resmi mendapat promosi jabatan sebagai Kepala UPT SMPN 3 Lintau Buo sejak Maret 2026. Perpisahan dengan duo guru ini sangat mengharukan karena terjadi kekurangan dua guru mata pelajaran, IPS dan IPA di UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo.

Kemeriahan acara ini turut dihadiri oleh Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Tanah Datar, Ibu Hj. Suci Indriani, S.Pd., unsur Forkopimca Lintau Buo, para Kepala UPT SD se-Gugus 1, Komite Sekolah, hingga tokoh masyarakat dari Nagari Taluk dan Tigo Jangko.

Kerja sama yang baik

Ketua Panitia, Zulfikar, S.Pd., dalam laporannya menekankan bahwa kesuksesan agenda rutin ini merupakan buah dari kolaborasi seluruh elemen sekolah. Senada dengan itu, Kepala UPT SMPN 2 Lintau Buo, Ibu Yulinda Sastri, S.Kom., memberikan apresiasi tinggi kepada orang tua siswa dan komite.

Laporan Ketua Panitia Pelaksana Gebyar Spendalint (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

"Kegiatan ini murni hasil kerja sama yang apik. Kami pastikan rangkaian acara seperti pagelaran seni dan fashion show ini bersifat positif dan sama sekali tidak memberatkan orang tua siswa secara finansial," tegas Yulinda.

Pembukaan oleh Kepala Sekolah Ibuk Yulinda Sastri S.Kom (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Pesan serupa disampaikan oleh Kabid Pembinaan SMP, Ibu Hj. Suci Indriani. Beliau mengingatkan agar setiap kegiatan sekolah di masa mendatang tetap mengedepankan prinsip transparansi dan tidak membebani wali murid guna menghindari potensi kendala di kemudian hari.

Ketua Komite Sekolah berikan sambutan (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Dukungan juga datang dari Ketua Komite, Novi Efendi, M.Kom. Ia berharap ajang ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan non-akademik. "Semoga potensi, bakat, dan minat siswa tersalurkan dengan baik demi kemajuan pendidikan kita," harapnya.

Tunjukkan kebolehan 

Acara kemudian ditutup dengan penampilan memukau dari siswa kelas IX. Selain menampilkan tari tradisional dan drama singkat sebagai bagian dari penilaian akhir semester, para siswa juga unjuk gigi dalam Fashion Show bertema "Model Dupes" yang kekinian dan kental dengan nuansa Gen-Z.

Persembahan Tari Payung siswa kelas 9 (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Para siswa menampilan kebolehannya di hadapan para undangan dalam tajuk pagelaran seni budaya dan fashion show.

Cek kembali :

Tingkatkan Kreativitas Siswa, UPT SMPN 2 Lintau Buo Gelar Gebyar Spendalint ke 4 Tahun 2026

Penampilan mereka dinilai langsung oleh juri kompeten, Ibu Elfianti, S.Sn. (Guru Seni Budaya SMPN 2 Lintau Buo) dan Ibu Nofrianti, S.Pd. (Guru Seni Budaya SMPN 1 Lintau Buo).***