-->

Menyerbu Pantai Padang untuk Melepas Penat dan Mempererat Silaturrahmi

Tepat pukul sepuluh menjelang siang, bus pariwisata ‘Nalar Kity’ bergerak meninggalkan gerbang depan UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo menuju destinasi wisata pantai Kota Padang. Bus berwarna pink muda itu membawa rombongan guru dan tenaga kependidikan (GTK) untuk berdarmawisata melepas penat di Pantai Padang, Sabtu (11/04/26).

Foto dulu sebelum berangkat (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Akhir pekan ini tentu saja jauh dari hiruk pikuk siswa dan tumpukan tugas administrasi yang sudah menunggu usai lebaran Idul Fitri 1447 Hijjriyah. Selain itu menjadi momen istimewa bagi Pahlawan Insan Cendikia untuk sejenak ‘menjemput’ kesegaran di bibir Pantai Padang.

Lihat juga :

Destinasi Wisata Panorama Baru Bukittinggi yang Mengasikkan

Perjalanan yang dimulai dari lokasi sekolah di Nagari Tigo Jangko Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar yang dipimpin Kepala Sekolah Yulinda Sastri S.Kom ini bukan sekadar wisata biasa melainkan salah satu cara membasuh lelah sekaligus mempererat simpul kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin di lingkungan sekolah.

Momen spesial ini juga atas inisiatif seorang mantan guru UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo Wirda Nengsih S.Pd yang kini menjabat Kepala UPT SMP Negeri 3 Lintau Buo. Sebagai rasa syukur guru IPA itu mengakomodasi biaya perjalanan wisata tersebut.

Keceriaan di belakang kemudi bus pariiwisata

Gelak tawa dan nyanyian bersama segera memenuhi kabin bus ‘Nalar Kity’ yang membawa rombongan. Sepanjang rute menuju Kota Padang, suasana kekakuan formal sekolah seolah mencair. Para guru yang biasanya serius di depan kelas kini tampak asik mendengar alunan suara biduan dan biduanita dadakan.

Fasilitas tambahan bus pariwisata berupa musik karaoke dimanfaatkan oleh anggota rombongan. Senior dan junior saling menunjukkan kebolehan bernyanyi karaoke dibawah arahan guru Seni dan Budaya Elfianti S.Sn. Sebutlah Wakil Kepala Bidang Kesiswaan yang juga guru PAI dan Budi Pekerti, Rocestri SPd.I, M.Pd dan si ‘junior’ Matematika Okril Liadi Putra S.Pd.

Akhirnya hampir semua penumpang menunjukkan kebolehan bernyanyi. Fasilitas karaoke di dalam bus seakan mampu mengubah perjalanan beberapa jam tersebut menjadi panggung hiburan berjalan nan penuh kehangatan.

Yang lainnya juga saling melemparkan candaan yang mengundang tawa seluruh penumpang. Ini kerjaannya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang juga guru senior Matematika, Isral S.Pd.

Menikmati keindahan Taplau

Sesampainya di Pantai Purus Atas Padang (Taplau), rombongan langsung disambut oleh semilir angin laut dan deburan ombak yang menenangkan. Aktivitas dimulai dengan duduk santai di sebuah lapak minuman sambil berkaraoke ria. Ada yang memesan es kelapa muda, es teh bahkan mie rebus ciri khas Taplau.

Berkaraoke ria di Taplau Padang (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Kebetulan pengunjung dari daerah lain yang semua perempuan juga ikut bergabung dengan rombongan untuk bernyanyi bersama. Suasana semakin ramai dan meriah.

Rombongan bergerak lebih mendekatai area patai. Disuguhi cakrawala laut menjelang senja nan memanjakan mata. Sesi foto pun dimulai dengan latar langit biru dan ufuk berawan tipis dan kelabu. Ini adalah sesi wajib sebagai kenang-kenangan atas kebersamaan. Sekaligus momen penting untuk materi bagi konten kreator media sosial.

Foto buat ngisi memori dan kenangan (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Salah seorang guru mengungkapkan rasa terima kasih kepada inisiator dan akomodasi perjalanan wisata.

“Seakan semua lelah selama ini langsung hilang begitu melihat laut, tertawa lepas bersama teman-teman sejawat. Oleh sebab itu kami mengucapkan terima kasih tak hingga kepada Wirda Nengsih S.Pd semoga sukses di tempat tugas yang baru dan kebersamaan ini semoga membuat kami semakin solid dan semangat melaksanakan tugas dalam mencerdaskan anak bangsa” tuturnya sembari senyum penuh optimis.

Junior mesti di depan (dok.smpn2lb/Cerana Kata)

Meskipun belum sempat menyaksikan sunset di senja hari, rombongan bergerak menuju Basko Plaza. Mencari oleh-oleh buat keluarga tercinta di rumah dan selanjutnya rombongan bersiap meninggalkan Kota Padang, membawa sejuta kenangan berharga dan isi kartu memori kamera ponsel yang penuh dengan foto dan video keceriaan.

Cek juga :

Destinasi Wisata Waduk Pidekso

Perjalanan pulang ke Lintau pun diiringi perasaan bahagia pertanda misi misi ‘melepas penat’ kali ini cukup sukses. Selamat bertugas kembali pejuang pendidikan UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo.***