Dapatkah kecerdasan anak dioptimalkan? Ini salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan orangtua ketika menghadapi masalah kecerdasan anak. Pada umumnya orangtua sudah mengetahui kalau kecerdasan seorang anak menjadi faktor bawaan sejak lahir.
Oleh sebab itu tindakan yang lazim dilakukan orangtua
adalah memberikan makanan dan minuman yang mengandung nutrisi yang cukup untuk
perkembangan tubuh dan otak anak.
Para orangtua sebenarnya dapat juga mengoptimalkan
kecerdasan intelektual anak selain dari mencukupi kebutuhan nutrisi anak.
Aktivitas sehari-hari juga berpotensi untuk mengoptimalkan
kecerdasan sang anak.
Banyak jenis aktivitas sehari-hari yang dapat menstimulans
pengembangan kecerdasan anak.
Paling tidak 6 aktivitas berikut ini menjadi upaya
alternatif bagi orangtua untuk mengembangkan potensi kecerdasan yang dimiliki
anak.
1.Membiasakan anak menulis
Aktivitas menulis berkaitan dengan kemampuan berbahasa dan
membaca.
Kebiasaan-kebiasaan ini akan dapat merangsang kecerdasan
anak terutama kecerdasan dalam berbahasa.
Anak yang terbiasa menulis maupun mengarang lebih
cenderung memiliki kemampuan berkomunikasi verbal lebih baik.
Menulis itu termasuk kegiatan yang memerlukan kebiasaan
untuk menyalurkan ide atau isi pikiran ke dalam bahasa tulis.
Menulis menyampaikan gagasan secara tertulis sehingga
berpotensi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa secara verbal.
Indikasi kemampuan berkomunikasi verbal yang baik
terlihat dengan pengetahuan dan wawasan ketika anak berbicara maupun
berkomunikasi sosial dengan orang di sekitar lingkungannya.
2.Mendengarkan dongeng
Disadari memang, kebiasaan orang tua untuk mendongeng di depan anak sudah mulai terkikis oleh kemajuan teknologi.
Kesibukan orangtua menghadapi aktivitas rutin,
keterbatasan anak untuk bersama orangtua menjadi salah satu penyebab langkanya
kebiasaan orangtua untuk mendongeng di depan anak.
Mendengarkan dongeng dari orangtua akan merangsang
imajinasi dan kreativitas anak untuk mengolah informasi yang terdapat dalam
dongeng.
Selain itu, mendengar cerita dongeng dari orangtua telah
mengembangkan nilai-nilai karakter baik pada diri anak.
Sekali-sekali orangtua perlu juga menyempatkan diri untuk
mendongeng di depan anak untuk merangsang potensi kecerdasan anak.
3.Berhitung secara rutin
Aktivitas berhitung dan penerapan konsep matematika
sederhana dapat meningkatkan kecerdasan anak untuk bernalar.
Kemampuan bernalar digunakan dalam memecahkan persoalan
serta menganalisa persoalan tersebut.
Banyak aktivitas harian untuk merangsang kecerdasan anak.
Misalnya belajar berhitung di rumah secara rutin,
melakukan aktivitas positif ketika anak berada di rumah; berkebun, memelihara
hewan ternak, melakukan kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan dan keindahan
rumah, dan lain sebagainya.
Semua aktivitas ini akan berkaitan dengan kegiatan
menghitung dan dapat mengoptimalkan potensi kecerdasan anak.
4.Belajar komputer
Mengenalkan anak pada berbagai alat dan sarana di rumah
termasuk cara untuk meningkatkan kecerdasan anak.
Pada waktu tertentu, anak perlu diperkenalkan pada
komputer, laptop, dan berbagai jenis gadget lainnya.
Mengenalkan anak pada peralatan ini bukanlah hal yang
merugikan anak jika orangtua selalu membimbingnya.
Belajar komputer, termasuk bermain game dibawah bimbingan
orangtua justru akan mengoptimalkan potensi kecerdasan anak.
5.Sering berinteraksi dengan orang lain
Interaksi seseorang dengan orang lain terwujud dalam
bentuk diskusi.
Saat diskusi terjadi saling bertanya atau menjawab
pertanyaan.
Bahkan debat positif dalam bentuk sederhana akan mengasah
kecerdasan sosial anak.
6.Bermain yang menyenangkan
Bermain juga menjadi cara jitu dalam meningkatkan
kecerdasan anak. Orangtua perlu membimbing saat anak memilih jenis permainan
yang disenangi anak.
Jangan Remehkan si Ungu : Rahasia Terung untuk Kecerdasan Otak Anak
Permainan anak yang dapat merangsang kecerdasan antara
lain; petak umpet, lompat tali, monopoli, catur, ular tangga, halma, dan lain
sebagainya.
Demikian 6 aktivitas sehari-hari yang dapat dilakukan
untuk merangsang potensi kecerdasan anak .***
