Sobat Cerana Kata, kita jumpa lagi dengan artikel terbaru yaitu tips merawat handuk anak sekolah. Terlihat gampang dan sederhana memang, akan tetapi Bunda mungkin sering mengeluh karena anak sering mengabaikannya sehingga handuk cepat kusam dan tidak bertahan lama.
Salah satu perlengkapan mandi, handuk diperlukan saban
hari oleh setiap orang, dari anak kecil sampai orang dewasa. Minimal satu kali
dalam satu hari. Jika pengguna handuk adalah anak sekolah, minimal handuk akan
digunakan dua kali dalam sehari. Biasanya anak sekolah mandi sebelum berangkat
sekolah dan menjelang malam.
Anak sekolah jarang sekali berpikir bagaimana merawat
handuk dengan baik agar tetap awet dan bersih. Umumnya mereka hanya tahu
memakainya saja. Jarang yang berpikir untuk merawatnya agar tahan lama dan
tidak cepat pudar warnanya. Haa, mungkin karena orangtua yang membelikannya!
Handuk merupakan perlengkapan mandi utama di samping
sabun, odol, dan sikat gigi. Digunakan untuk mengeringkan badan setelah mandi,
handuk yang kotor justru bisa menjadi sarang bakteri. Berikut adalah cara
perawatan handuk anak sekolah agar tetap awet dan higienis:
1. Menggunakan handuk setelah mandi
Sebaiknya handuk digunakan untuk mengeringkan badan saat
tubuh tidak dalam keadaan terlalu basah (kibaskan air dari badan terlebih
dahulu). Tubuh yang terlalu basah menyebabkan handuk menjadi sangat lembap.
Jika terlalu basah, handuk akan lambat kering dan mengundang munculnya jamur
serta bakteri.
2. Jemur di tempat kering dan berangin
Anak-anak sering menaruh handuk di sembarang tempat,
seperti di atas kasur atau digantung di balik pintu kamar. Kebiasaan ini
menyebabkan timbulnya jamur dan bintik hitam (tahi lalat) pada kain. Pastikan
Bunda membiasakan anak untuk langsung menjemur handuk di rak jemuran yang
terkena aliran udara agar tidak bau apek.
3. Mencuci dan menjemur dengan benar
Handuk tidak perlu dicuci setiap hari, namun idealnya
dicuci setelah 3-4 kali pemakaian. Saat mencuci, gunakan sedikit deterjen dan
hindari penggunaan pelembut (softener) berlebihan karena dapat mengurangi daya
serap handuk. Saat menjemur, hindari sinar matahari yang terlalu terik secara
langsung agar serat kain tidak menjadi kasar dan kaku.
4. Jangan dipakai bergantian
Ajarkan anak untuk memiliki handuk pribadi dan tidak
meminjamkannya kepada saudara atau teman. Menggunakan handuk bergantian
berisiko menularkan penyakit kulit atau kuman, terutama bagi anak sekolah yang
aktivitasnya padat.
5. Pastikan tubuh bersih sebelum mengusap handuk
Seringkali anak sekolah mandi terburu-buru sehingga sisa
sabun masih menempel di kulit. Sisa sabun yang menempel pada handuk akan
membuat kain cepat keras dan warnanya memudar. Pastikan badan sudah dibilas
bersih sebelum dikeringkan.
Demikianlah tips mudah merawat handuk anak sekolah.
Dengan perawatan yang tepat, handuk tidak hanya awet secara fisik, tapi juga
tetap sehat bagi kulit buah hati kita. Mudah-mudahan bermanfaat untuk kita
semua!
