-->

5 Tips Ringan Merawat Handuk Anak Sekolah

Sobat Cerana Kata, kita jumpa lagi dengan artikel terbaru yaitu tips merawat handuk anak sekolah. Terlihat gampang dan sederhana memang, akan tetapi Bunda mungkin sering mengeluh karena anak sering mengabaikannya sehingga handuk cepat kusam dan tidak bertahan lama.

Handuk anak sekolah (Cerana Kata)

Salah satu perlengkapan mandi, handuk diperlukan saban hari oleh setiap orang, dari anak kecil sampai orang dewasa. Minimal satu kali dalam satu hari. Jika pengguna handuk adalah anak sekolah, minimal handuk akan digunakan dua kali dalam sehari. Biasanya anak sekolah mandi sebelum berangkat sekolah dan menjelang malam.

Anak sekolah jarang sekali berpikir bagaimana merawat handuk dengan baik agar tetap awet dan bersih. Umumnya mereka hanya tahu memakainya saja. Jarang yang berpikir untuk merawatnya agar tahan lama dan tidak cepat pudar warnanya. Haa, mungkin karena orangtua yang membelikannya!

Handuk merupakan perlengkapan mandi utama di samping sabun, odol, dan sikat gigi. Digunakan untuk mengeringkan badan setelah mandi, handuk yang kotor justru bisa menjadi sarang bakteri. Berikut adalah cara perawatan handuk anak sekolah agar tetap awet dan higienis:

1. Menggunakan handuk setelah mandi

Sebaiknya handuk digunakan untuk mengeringkan badan saat tubuh tidak dalam keadaan terlalu basah (kibaskan air dari badan terlebih dahulu). Tubuh yang terlalu basah menyebabkan handuk menjadi sangat lembap. Jika terlalu basah, handuk akan lambat kering dan mengundang munculnya jamur serta bakteri.

2. Jemur di tempat kering dan berangin

Anak-anak sering menaruh handuk di sembarang tempat, seperti di atas kasur atau digantung di balik pintu kamar. Kebiasaan ini menyebabkan timbulnya jamur dan bintik hitam (tahi lalat) pada kain. Pastikan Bunda membiasakan anak untuk langsung menjemur handuk di rak jemuran yang terkena aliran udara agar tidak bau apek.

3. Mencuci dan menjemur dengan benar

Handuk tidak perlu dicuci setiap hari, namun idealnya dicuci setelah 3-4 kali pemakaian. Saat mencuci, gunakan sedikit deterjen dan hindari penggunaan pelembut (softener) berlebihan karena dapat mengurangi daya serap handuk. Saat menjemur, hindari sinar matahari yang terlalu terik secara langsung agar serat kain tidak menjadi kasar dan kaku.

4. Jangan dipakai bergantian

Ajarkan anak untuk memiliki handuk pribadi dan tidak meminjamkannya kepada saudara atau teman. Menggunakan handuk bergantian berisiko menularkan penyakit kulit atau kuman, terutama bagi anak sekolah yang aktivitasnya padat.

5. Pastikan tubuh bersih sebelum mengusap handuk

Seringkali anak sekolah mandi terburu-buru sehingga sisa sabun masih menempel di kulit. Sisa sabun yang menempel pada handuk akan membuat kain cepat keras dan warnanya memudar. Pastikan badan sudah dibilas bersih sebelum dikeringkan.

Demikianlah tips mudah merawat handuk anak sekolah. Dengan perawatan yang tepat, handuk tidak hanya awet secara fisik, tapi juga tetap sehat bagi kulit buah hati kita. Mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua!