-->

Pengalaman Terbang Pertama yang Menegangkan dari Padang ke Batam

Anda yang sudah biasa naik pesawat terbang akan dapat menikmati suasana penerbangan tersebut sepenuhnya. Namun saat pertama kali Anda naik pesawat terbang, pasti akan mengalami saat-saat menegangkan. Seperti halnya pengalaman saya terbang pertama kali dengan pesawat terbang pertama kali.

Ilustrasi gambar (Ai mode)

Pengalaman pertama naik pesawat terbang saat memanfaatkan liburan semester ganjil, sebanyak 19 orang guru dan pegawai SMPN 2 Lintau Buo akan melakukan Tour Batam selama 3 hari 2 malam. Saya ikut bersama rombongan Tour Batam tersebut, Minggu (24/12/17).

Saya sudah membaca prosedur tour tersebut, saat-saat menengangkan tersebut dibagi menjadi 3 tahap, yaitu pesawat lepas landas (take off), berada di angkasa dan saat pendaratan (landing).

Kronologi keberangkatan dan sampai di bandara tujuan

Pukul 15.35 WIB, rombongan kami sudah berada dalam ruang pesawat. Saat itu cuaca di sekitar Bandara BIM dalam kondisi buruk. Awak kabin pesawat yang cantik-cantik memberikan informasi kepada penumpang. 

Saya yang baru pertama kali naik pesawat agak tegang, membayangkan pesawat tinggal landas dalam kondisi cuaca buruk (bad weather). Kondisi cuaca bagus pun, belum tentu hati saya akan tenang, apalagi dalam kondisi cuaca buruk begini

Tak lama kemudian pesawat bergerak lambat menuju landasan pacu (runaway). Kemudian berhenti sebentar. Dalam hitungan detik terasa bergerak semakin cepat seiring dengan denyut jantung saya yang semakin cepat.

Pesawat yang saya tumpangi terasa menengadah dalam kecepatan tinggi menuju ke angkasa. Kemudian terasa pesawat membelok ke kanan. Alhamdulillah proses lepas landas (take off) berjalan mulus. Tidak seperti yang saya bayangkan di awal keberangkatan. 

Diangkasa kota Padang saya melihat cuaca sore nampak cerah karena disinari caya mentari. Hati saya mulai agak tenang. Di bawah sana, saya melihat bentangan awan putih dan menghalangi pandangan saya ke daratan.

Saya juga dapat melihat area sayap pesawat dan sekitarnya karena saya duduk di bangku (seat) bagian pinggir sebelah kanan, persis di atas sayap pesawat sebelah kanan. Sesekali pesawat terasa bergetar. Namun saya tidak lagi cemas karena kata teman di sebelah, itu sudah biasa dalam setiap penerbangan.

Beberapa menit berada di angkasa, cuaca terlihat berkabut. Selain sudah mendekati senja, juga kondisi di atas angkasa Batam dalam keadaan mendung. Kata teman, pesawat segera akan mendarat.

Sesekali saya melihat kota Batam di sela kabut. Namun sesekali hilang dihalangi kabut senja. Pesawat belum menunjukkan tanda-tanda akan mendarat di Lapangan Hang Nadim. Dalam hati saya bertanya, ada apa gerangan koq lama banget mendaratnya?

Sudah sekian kali terasa pesawat berputar-putar mengelilingi angkasa pulau Batam. Kadang-kadang terasa pesawat menurun, namun terasa juga saat menaik kembali.

Di saat pesawat bergerak lurus dan terasa berangsur-angsur menurun, saya mengira, pasti sudah menuju landasan pendaratan. Benar saja. Namun tiba-tiba saya sedikit terkejut oleh dentuman keras di bawah pesawat ketika terasa ban pesawat menyentuh landasan bandara. Beberapa penumpang terdengar terpekik.

Beberapa detik berselang pesawat sudah mulai lambat dan bergerak menuju gedung area parkir Bandara Hang nadim Batam. Saya tidak tahu kenapa terjadi benturan keras antara ban pesawat dengan landasan pendaratan. Menurut pikiran saya, setiap pesawat mendarat pasti terjadi hal serupa. Ternyata pikiran saya  ini tidak demikian.

Kata teman yang sudah biasa naik pesawat, jarang terjadi pendaratan seperti itu. Itu namanya pendaratan kasar (hard landing) karena faktor cuaca. Saya hanya melongo.

Terbang untuk pertama kalinya sering kali memicu campuran rasa gugup dan antusias. Perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau (PDG) di Padang menuju Bandara Internasional Hang Nadim (BTH) di Batam merupakan rute pendek yang populer bagi pemula karena durasinya yang hanya sekitar 1 jam 15 menit.

Itulah pengalaman saya pertama kali naik pesawat terbang. Semoga menjadi inspirasi bagi pengunjung yang budiman.

Panduan pengalaman pertama terbang

Berikut ini saya sajikan juga panduan dan gambaran pengalaman terbang pertama bersama pesawat Lion Air rute Padang - Batam.

1. Persiapan sebelum berangkat
Sebelum menuju bandara pastikan Anda telah menyiapkan dokumen penting seperti KTP dan tiket pesawat (e-ticket atau fisik).

2. Prosedur di Bandara Minangkabau (Pdg)
Disarankan untuk tiba di bandara sekurang-kurangnya 2 jam sebelum keberangkatan. Selain itu Anda akan melewati pemeriksaan X-ray pertama masuk ke terminal keberangkatan.

Jika Anda membawa bagasi lebih dari 7 kg yang harus masuk ke perut pesawat datangi counter check-in Lion Air untuk menimbang dan menyerahkan koper Anda. Disini Anda akan menerima boarding pass fisik jika belum memilikinya.

Setelah Check-in naiklah ke ruang tunggu, periksa nomor gerbang (gate) yang tertera di boarding pass Anda.

3. Pengalaman di dalam pesawat
Saat pengumuman masuk pesawat (boarding) dimulai, siapkan KTP dan boarding pass untuk diperiksa petugas gate.

Masuklah ke pesawat dan cari nomor kursi Anda. Simpan tas kecil di bawah kursi di depan Anda atau tas yang lebih besar di bagasi atas (overhead bin)

Lion Air biasanya menggunakan pesawat tipe Boeing 737 untuk rute ini. Karena durasi terbang yang singkat (sekitar 70-75 menit), Lion Air sebagai maskapai berbiaya rendah (LCC) umumnya tidak menyediakan makanan atau minuman gratis, jadi pastikan Anda sudah makan sebelumnya atau membawa camilan sendiri.

Jika Anda mendapatkan kursi di dekat jendela, nikmati pemandangan gugusan pulau di sekitar Kepulauan Riau saat pesawat mulai melakukan prosedur pendaratan di Batam.

4. Tiba di Bandara Hang Nadim (BTH)
Setelah pesawat mendarat dan parkir dengan sempurna, Anda akan diarahkan menuju terminal kedatangan. Jika Anda menitipkan barang di bagasi pesawat, ikuti petunjuk arah ke area "Baggage Claim" dan tunggu di ban berjalan yang sesuai dengan nomor penerbangan Anda.
Di luar pintu kedatangan Bandara Hang Nadim, tersedia berbagai pilihan transportasi seperti taksi bandara atau transportasi online untuk menuju pusat kota Batam.
Demikian share pengalaman pertama terbang yang menegangkan naik pesawat terbang serta panduan sederhana pengalaman terbang pertama kali khususnya penerbangan Padang - Batam Kepulauan Riau. Terima kasih. ***