Usai check-out di Hotel Golden Gate tengah hari, Selasa (26/12/17) rombongan tour Batam guru dan pegawai SMPN 2 Lintau Buo, yang notabene Anggota KPN SMP Tigo Jangko, segera menuju RM Bundo Kanduang. Setelah itu menuju Bandara Hang Nadim.
Ilustrasi gambar (Ai mode)
Travel wisata yang membawa rombongan menuju bandara tidak hanya dipenuhi oleh penumpang melainkan juga dipenuhi oleh barang bawaan sebagai oleh-oleh berkunjung dari Batam.
Setelah check in, rombongan beristirahat di ruang tunggu Bandara Hang Nadim. Di papan pengumuman elektronik bandara tertera keberangkatan pesawat Lion Air Batam to Padang pukul 15.30.
Berbeda dengan Bandara BIM, di Bandara ini rombongan menemui beberapa alumni SMP di Lintau yang bekerja di Bandara Hang Nadim Nadim. Mereka berbagi cerita tentang pengalaman bekerja di bandara.
Cuaca sekitar Bandara tidak begitu cerah. Ketika rombongan kami diperintahkan untuk menaiki pesawat Lion Air Batam menuju Padang.
Ada sedikit kegembiraan di hati saya. Pesawat yang akan ditumpangi kelihatan masih baru. Ini terlihat dari warna badan pesawat yang cemerlang.
Kebetulan saya mendapat tiket tempat duduk di bagian depan badan pesawat sehingga harus melalui pintu bagian depan pesawat. Lebih terasa lagi suasana baru di dalam pesawat.
Saya duduk dengan seorang muda dan cantik berkulit putih dan keturunan Tionghoa. Ia duduk dekat jendela pesawat dan saya disebelahnya. Jika menoleh keluar jendela otomatis saya mesti menoleh ke wajahnya.
Saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk ngobrol, sekadar mengisi waktu di sela menunggu pesawat lepas landas (take off) sampai pesawat sudah berada di landasan pacu (run away) untuk bersiap meninggalkan Bandara Hang Nadim Batam.
Pesawat telah mengangkasa sementara kami terus ngobrol dengan perempuan muda yang duduk di sebelah kanan. Sesekali perempuan itu berfoto selfi dengan ponsel androidnya. Layaknya gaya seorang artis, sehingga membuat saya yang sudah tidak muda lagi hanya melongo menyaksikan aksi gadis zaman now itu.
Dari pengeras suara terdengar informasi tentang cuaca buruk. Namun hal itu tidak lagi membuat saya cemas. Pengalaman pertama naik pesawat sudah mengajari saya untuk tetap tenang. Namun cuaca buruk tidak berlangsung lama.
Penerbangan Batam-Padang ini memang terasa menyenangkan. Lebih menyenangkan lagi di bawah sana sudah mulai terlihat pantai Padang dan sekitarnya. Apalagi cuaca sekitar langit Bandara BIM nampak cerah menjelang senja.
Akhirnya pesawat Lion Air mendarat halus (soft landing) di Bandara BIM. Lega sekali Rombongan guru dan pegawai anggota KPN SMP Tigo Jangko kemudian berangkat menuju Lintau.***
