Induksi elektromagnetik merupakan salah satu konsep kemagnetan dan pemanfaatannya pada materi pelajaran IPA di kelas 9 SMP/MTs. Konsep ini berkaitan dengan konsep sebelumnya, kemagnetan dan elektromagnetik.
Konsep induksi elektromagnetik bertolak dari percobaan Oersted (Denmark), bahwa listrik dapat menghasilkan medan magnet.
Konsep Dasar Induksi Elektromagnetik Tentang Magnet dan Arus Induksi
Cara memperkuat medan magnet di sekitar kawat berarus adalah memperbesar arus listrik. Semakin besar arus listrik semakin besar pula medan magnet yang dihasilkan.
Konsep induksi elektromagnetik ditemukan oleh Faraday (Jerman) menyatakan sebaliknya. Magnet dapat menghasilkan arus listrik.
Caranya dengan menggerakkan magnet dalam kumparan, memutar magnet dekat kumparan, menggerakkan kumparan terhadap kutub magnet atau memutus-sambung arus kumparan primer untuk menginduksi kumparan sekunder.
Memperbesar arus induksi berarti memperbesar gaya gerak listrik (ggl) induksi.
Ada 4 cara memperbesar arus listrik induksi.
1.Mempercepat gerak magnet
2.Memperbanyak lilitan kawat kumparan
3.Memperkuat kutub magnet
4.Menambahkan inti besi lunak ke dalam kumparan.
Jenis dan Fungsi Serta Prinsip Kerja Transpormator
Cara memperbesar arus listrik induksi tersebut diterapkan pada generator arus bolak-balik, generator arus searah, transformator dan dinamo sepeda.***
