Tausiah Isral SPd : Siswa Perlu Bercermin Diri, Guru dan Siswa Dapat Reward
Anak-anak sebagai pelajar perlu bercermin diri sehingga dapat menempatkan diri ketika dimana pun berada. Begitu pula ketika berada di lingkungan sekolah dimana para siswa sedang menjalani proses dengan belajar. Proses belajar yang tidak instan tersebut akan mengarahkan siswa dalam bertutur kata, bersikap dan bertingkah laku di lingkungan sekolah.
Isral SPd dalam Forum Arrijal dan Annisa (dok.sekolah/ Dona/ Cerana Kata)
Demikian kesimpulan tausiah Bapak Isral, S.Pd di hadapan para siswa dan guru serta pegawai SMPN 2 Lintau Buo dalam sebuah forum islami, Arrijal dan Annisa, Jumat pagi (04/09/26).
Tausiah dengan tema: Bercermin diri dalam proses belajar untuk menuai manfaat" berlangsung selama hampir satu jam tersebut menarik perhatian peserta forum.
Suasana tausiah forum islami di sekolah (dok.sekolah/ Dona/ Cerana Kata)
Manusia bagian dari alam
"Manusia merupakan bagian dari alam yang selalu mengalami perubahan, tidak luput dari kekurangan dan kekhilafan. Salah satu contoh adalah perilaku yang merasa selalu merasa benar." sebut pak Isral antara lain.
Wakil Kepala Sekolah Bidang kurikulum tersebut mengibaratkan manusia yang selalu merasa benar dengan walang sengit (bahasa Minang: Pianggang). Pianggang selalu merasa bunga ros itu bau, bunga melati juga dengan artian dimana dia hinggap merasa mencium bau tidak enak padahal ia sendiri yang bau tengik.
Pada bagian lain Bapak Isral juga mengingatkan bahwa belajar sesungguhnya sebuah proses yang panjang. Budaya instan yang sudah melekat pada diri siswa menyebabkan kemalasan dan munculnya perilaku keengganan belasan.
Kepala sekolah Yulinda Sastri serahkan reward siswa diwakili wali kelas (dok.Sekolah/ Dona/ Cerana Kata)
Forum Arrijal dan Annisa yang berjalan serentak ditutup dengan pesan alam takambang jadi guru, banyak media sebagai sumber dan bahan belajar maka teruslah belajar untuk menggapai cita-cita dan memenuhi harapan tua.
Acara forum diakhiri dengan pemberian reward bagi pemenang lomba pada HUT RI ke- 81 baik lomba di Kecamatan maupun lomba di sekolah. Begitu pula kepada anggota pramuka Penggalang dan Pembina yang sudah menjadi utusan Kwarcab Tanah Datar pada Jamnas 2026 beberapa waktu lalu. ***

.jpeg)
