Menumbuhkan minat baca seseorang di zaman dan era yang serba maju ini memang tidak mudah. Minat baca masyarakat Indonesia sendiri termasuk berada di 10 negara paling bawah atau memiliki tingkat literasi yang rendah.
Artinya masyarakat memang memiliki budaya membaca
yang rendah.Hal ini tak bisa dibiarkan begitu saja, selain tuntutan berbagai
hal, menumbuhkan minat baca bagi diri sendiri juga sangat penting. Stigma
mengenai rendahnya minat baca masyarakat ini akhirnya menghasilkan daya saing
yang rendah, indeks pembangunan SDM yang rendah, inovasi masyarakat yang
rendah, dan memengaruhi pendapatan perkapita negara.
Artinya, jika seseorang tidak memiliki keinginan
untuk menumbuhkan minat baca, maka negara Indonesia-lah yang akan mengalami
rendahnya indeks kebahagiaan dari berbagai aspek.
Padahal membaca memiliki berbagai manfaat bagi
manusia. Dengan menumbuhkan minat baca, seseorang memiliki pandangan dan
wawasan yang luas di luar pengetahuan pokok yang ia miliki.
Menumbuhkan minat baca seseorang sama dengan membuka
mata dan pikiran manusia lebih luas.Semakin seseorang memiliki minat baca yang
tinggi, maka berbagai pengetahuan dan masukan akan ia terima dengan baik dan
berdampak positif tak hanya bagi dirinya tetapi juga lingkungan di sekitarnya.
Karena dengan menumbuhkan minat baca, seseorang
mampu mengolah, mensistematisasikan, dan mengemas bacaan menjadi hal yang
berguna.
Lalu kira-kira hal apa saja yang bisa dilakukan
untuk menumbuhkan minat baca seseorang? Untuk dapat menumbuhkan minat baca,
maka kita harus melakukan beberapa tips berikut ini.
1. Menumbuhkan dan memotivasi untuk membaca
Untuk dapat menumbuhkan minat baca, maka seseorang
harus memulai dari diri kita sendiri. Ketika kita sadar pentingnya membaca tak
hanya bagi siswa atau pelajar, maka minat baca kita juga akan semakin
meningkat.
Tanamkan di dalam diri kita mengenai pentingnya
kebiasaan membaca. Dengan menanamkan keyakinan tentang pentingnya membaca,
seseorang kemungkinan tak hanya sekadar membaca untuk memenuhi kewajiban tapi
sudah menjadi bagian dari aktivitasnya yang tak bisa ditinggalkan.
Akhirnya, kebiasaan membaca tersebut akan meningkat
dan dampak baiknya akan membuat sumber daya manusia (SDM) juga meningkat.
Orang yang memiliki aktivitas membaca juga akan
memperoleh berbagai pengetahuan dan kosakata baru.Perbedaan ilmu dan kosakata
tersebut akhirnya membuat kita terus penasaran dan tertarik untuk membaca buku
lebih banyak lagi dan tentu saja akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat
kita.
2. Mengatur jadwal khusus untuk membaca
Sama halnya dengan aktivitas yang lain, menumbuhkan
minat baca bisa dimulai dengan penjadwalan. Meski terkesan kaku, mulai mengatur
waktu untuk membaca setiap hari akan jadi hal yang menarik dan tidak membosankan
untuk menumbuhkan minat baca.
Misalnya, beri waktu sekitar 30 menit setiap harinya
untuk membaca. Meski waktu yang diberikan sedikit tetapi kebiasaan ini akan
membuat seseorang lebih konsisten dan mulai membaca secara rutin. Kemudian
tingkatkan waktu tersebut beberapa kali lipat.
Dengan cara ini, kebiasaan membaca tidak akan jadi
hal yang berat dan akan lebih terbiasa.
Menyempatkan membaca buku secara konsisten perlahan
akan mampu menumbuhkan minat baca seseorang yang akan berpengaruh baik bagi
kehidupannya sehari-hari.
Dengan mengatur jadwal juga, maka kita tidak akan
mengganggu aktivitas lainnya
3. Memanfaatkan waktu
Selain menyediakan dan menyempatkan waktu untuk
membaca buku, mulai biasakan diri mengisi berbagai waktu kosong untuk membaca buku.
Bisa juga ketika kita sedang menunggu sesuatu, misal
menunggu bus, menunggu kereta, atau menunggu giliran antre, kita isi dengan
kegiatan membaca buku.
Selain bermanfaat untuk menambah informasi dan
pengetahuan yang lebih baik, menggunakan waktu menunggu dengan membaca buku
akan membuat waktu berjalan lebih cepat dan tidak terasa.
Sehingga kita tidak saja menunggu tanpa ada manfaat
tetapi bisa menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk menambah pengetahuannya
menumbuhkan minat baca.
4. Memiliki list buku yang dibaca
Menumbuhkan minat baca yaitu memiliki list buku yang
akan dibaca ini bisa dilakukan ketika seseorang sudah mulai nyaman membaca buku
dengan beragam judul dan tema.
Tentukan list dan juga rencana kira-kira buku apa
yang akan kita baca sampai habis dalam jangka waktu tertentu.
Catatlah apakah list yang kita tentukan sudah
terpenuhi atau belum dan tambahkan list baru ketika list buku bacaan yang kita
baca sudah habis.
Hal ini akan membuat kita semakin ingin banyak
membaca dan mendapat berbagai pengetahuan baru.
5. Bergabung dengan komunitas
Jika memang ingin menekuni dan menumbuhkan minat
baca, kita juga bisa bergabung dengan komunitas membaca.
Dengan bergabung dengan sebuah komunitas membaca,
maka kita bisa saling bertukar pikiran, pengalaman, dan tips dari anggota
lainnya untuk mencapai tujuan yang kita ingini.
Di komunitas tersebut, kita bisa mengatasi masalah
minat baca yang masih rendah dan akan semakin termotivasi karena orang-orang di
sekitarnya juga sedang melakukan kegiatan yang sama.
Kita akan merasa lebih relevan dengan orang-orang di
komunitas tersebut dan akan membiasakan diri membaca karena motivasi dari
orang-orang terdekat.
6. Dipaksa membaca
Kita juga bisa menumbuhkan minat baca dengan memaksakan diri untuk membaca. Terkadang, kebiasaan yang sulit kita lakukan akan lebih ringan dan tidak terasa ketika awalnya kita memaksakan diri. Memaksakan diri untuk membaca buku tak seburuk yang dibayangkan.
Dengan memulai kebiasaan untuk membaca buku meski
dipaksa, kita akan berusaha melawan rasa malas dan adanya berbagai distraksi
pada diri kita.
Akhirnya kita akan lebih bisa untuk menata dan
mengatur mood kita untuk membaca dan akan terbiasa dengan sendirinya untuk
menyadari betapa pentingnya membaca buku.
Bila Menulis Kreatif Itu Susah, Coba Upayakan Cara Ini!
Nah itu dia 6 cara bagaimana meningkatkan minat baca
buku supaya terus ketagihan untuk membaca buku. Dengan membaca buku,
lama-kelamaan kita akan mengerti bahwa banyak yang belum kita ketahui.
Sekarang kita juga bisa gabung ke komunitas dan langsung bertanya ke sesama pengguna atau profesional terkait rekomendasi buku atau buku favorit banyak orang. (*)
*Catatan : Artikel dikirim oleh Betha Ayu Marsela, Mahasiswa
Universitas Sebelas Maret.
