-->

Cara Mengembangkan Minat Baca di Era Moderen

Menumbuhkan minat baca seseorang di zaman dan era yang serba maju ini memang tidak mudah. Minat baca masyarakat Indonesia sendiri termasuk berada di 10 negara paling bawah atau memiliki tingkat literasi yang rendah.

Ilustrasi gambar (pixabay.com)

Artinya masyarakat memang memiliki budaya membaca yang rendah.Hal ini tak bisa dibiarkan begitu saja, selain tuntutan berbagai hal, menumbuhkan minat baca bagi diri sendiri juga sangat penting. Stigma mengenai rendahnya minat baca masyarakat ini akhirnya menghasilkan daya saing yang rendah, indeks pembangunan SDM yang rendah, inovasi masyarakat yang rendah, dan memengaruhi pendapatan perkapita negara.

Artinya, jika seseorang tidak memiliki keinginan untuk menumbuhkan minat baca, maka negara Indonesia-lah yang akan mengalami rendahnya indeks kebahagiaan dari berbagai aspek.

Padahal membaca memiliki berbagai manfaat bagi manusia. Dengan menumbuhkan minat baca, seseorang memiliki pandangan dan wawasan yang luas di luar pengetahuan pokok yang ia miliki.

Menumbuhkan minat baca seseorang sama dengan membuka mata dan pikiran manusia lebih luas.Semakin seseorang memiliki minat baca yang tinggi, maka berbagai pengetahuan dan masukan akan ia terima dengan baik dan berdampak positif tak hanya bagi dirinya tetapi juga lingkungan di sekitarnya.

Karena dengan menumbuhkan minat baca, seseorang mampu mengolah, mensistematisasikan, dan mengemas bacaan menjadi hal yang berguna.

Lalu kira-kira hal apa saja yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan minat baca seseorang? Untuk dapat menumbuhkan minat baca, maka kita harus melakukan beberapa tips berikut ini.

1. Menumbuhkan dan memotivasi untuk membaca

Untuk dapat menumbuhkan minat baca, maka seseorang harus memulai dari diri kita sendiri. Ketika kita sadar pentingnya membaca tak hanya bagi siswa atau pelajar, maka minat baca kita juga akan semakin meningkat.

Tanamkan di dalam diri kita mengenai pentingnya kebiasaan membaca. Dengan menanamkan keyakinan tentang pentingnya membaca, seseorang kemungkinan tak hanya sekadar membaca untuk memenuhi kewajiban tapi sudah menjadi bagian dari aktivitasnya yang tak bisa ditinggalkan.

Akhirnya, kebiasaan membaca tersebut akan meningkat dan dampak baiknya akan membuat sumber daya manusia (SDM) juga meningkat.

Orang yang memiliki aktivitas membaca juga akan memperoleh berbagai pengetahuan dan kosakata baru.Perbedaan ilmu dan kosakata tersebut akhirnya membuat kita terus penasaran dan tertarik untuk membaca buku lebih banyak lagi dan tentu saja akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat kita.

2. Mengatur jadwal khusus untuk membaca

Sama halnya dengan aktivitas yang lain, menumbuhkan minat baca bisa dimulai dengan penjadwalan. Meski terkesan kaku, mulai mengatur waktu untuk membaca setiap hari akan jadi hal yang menarik dan tidak membosankan untuk menumbuhkan minat baca.

Misalnya, beri waktu sekitar 30 menit setiap harinya untuk membaca. Meski waktu yang diberikan sedikit tetapi kebiasaan ini akan membuat seseorang lebih konsisten dan mulai membaca secara rutin. Kemudian tingkatkan waktu tersebut beberapa kali lipat.

Dengan cara ini, kebiasaan membaca tidak akan jadi hal yang berat dan akan lebih terbiasa.

Menyempatkan membaca buku secara konsisten perlahan akan mampu menumbuhkan minat baca seseorang yang akan berpengaruh baik bagi kehidupannya sehari-hari.

Dengan mengatur jadwal juga, maka kita tidak akan mengganggu aktivitas lainnya

3. Memanfaatkan waktu

Selain menyediakan dan menyempatkan waktu untuk membaca buku, mulai biasakan diri mengisi berbagai waktu kosong untuk membaca buku.

Bisa juga ketika kita sedang menunggu sesuatu, misal menunggu bus, menunggu kereta, atau menunggu giliran antre, kita isi dengan kegiatan membaca buku.

Selain bermanfaat untuk menambah informasi dan pengetahuan yang lebih baik, menggunakan waktu menunggu dengan membaca buku akan membuat waktu berjalan lebih cepat dan tidak terasa.

Sehingga kita tidak saja menunggu tanpa ada manfaat tetapi bisa menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk menambah pengetahuannya menumbuhkan minat baca.

4. Memiliki list buku yang dibaca

Menumbuhkan minat baca yaitu memiliki list buku yang akan dibaca ini bisa dilakukan ketika seseorang sudah mulai nyaman membaca buku dengan beragam judul dan tema.

Tentukan list dan juga rencana kira-kira buku apa yang akan kita baca sampai habis dalam jangka waktu tertentu.

Catatlah apakah list yang kita tentukan sudah terpenuhi atau belum dan tambahkan list baru ketika list buku bacaan yang kita baca sudah habis.

Hal ini akan membuat kita semakin ingin banyak membaca dan mendapat berbagai pengetahuan baru.

5. Bergabung dengan komunitas

Jika memang ingin menekuni dan menumbuhkan minat baca, kita juga bisa bergabung dengan komunitas membaca.

Dengan bergabung dengan sebuah komunitas membaca, maka kita bisa saling bertukar pikiran, pengalaman, dan tips dari anggota lainnya untuk mencapai tujuan yang kita ingini.

Di komunitas tersebut, kita bisa mengatasi masalah minat baca yang masih rendah dan akan semakin termotivasi karena orang-orang di sekitarnya juga sedang melakukan kegiatan yang sama.

Kita akan merasa lebih relevan dengan orang-orang di komunitas tersebut dan akan membiasakan diri membaca karena motivasi dari orang-orang terdekat.

6. Dipaksa membaca

Kita juga bisa menumbuhkan minat baca dengan memaksakan diri untuk membaca. Terkadang, kebiasaan yang sulit kita lakukan akan lebih ringan dan tidak terasa ketika awalnya kita memaksakan diri. Memaksakan diri untuk membaca buku tak seburuk yang dibayangkan.

Dengan memulai kebiasaan untuk membaca buku meski dipaksa, kita akan berusaha melawan rasa malas dan adanya berbagai distraksi pada diri kita.

Akhirnya kita akan lebih bisa untuk menata dan mengatur mood kita untuk membaca dan akan terbiasa dengan sendirinya untuk menyadari betapa pentingnya membaca buku.

Lihat juga :

Bila Menulis Kreatif Itu Susah, Coba Upayakan Cara Ini!

Nah itu dia 6 cara bagaimana meningkatkan minat baca buku supaya terus ketagihan untuk membaca buku. Dengan membaca buku, lama-kelamaan kita akan mengerti bahwa banyak yang belum kita ketahui.

Sekarang kita juga bisa gabung ke komunitas dan langsung bertanya ke sesama pengguna atau profesional terkait rekomendasi buku atau buku favorit banyak orang. (*)

*Catatan : Artikel dikirim oleh Betha Ayu Marsela, Mahasiswa Universitas Sebelas Maret.