Mengenal Sistem Perkembangbiakan pada Tumbuhan
Tumbuhan merupakan sumber daya alam hayati yang dapat terus diperbarui. Melalui proses berkembang biak, tumbuhan melestarikan jenisnya sekaligus menyokong kehidupan makhluk hidup lain di bumi.
Ilustrasi gambar (Mode Ai/ Cerana Kata)
Secara garis besar, kerajaan tumbuhan (Kingdom Plantae) dibagi menjadi tiga kelompok utama:
- Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)
- Tumbuhan Paku (Pteridophyta)
- Tumbuhan Lumut (Bryophyta)
Sebagai pendahuluan, mari kita bedah lebih dalam kelompok Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta) yang dibagi lagi menjadi dua jenis berikut.
1. Tumbuhan Biji Tertutup (Angiospermae)
Ciri khas utama kelompok ini adalah bakal bijinya terlindungi di dalam bakal buah (ovarium). Bakal buah ini merupakan bagian dari putik yang kelak berkembang menjadi buah, sementara bakal bijinya akan menjadi benih baru.
Kelompok ini sangat krusial bagi manusia karena menjadi sumber utama bahan makanan nabati sehari-hari. Contohnya adalah padi, jagung, kelapa, rambutan, dan mangga.
Cara Berkembang Biak Angiospermae:
Generatif (Seksual)
Melalui proses penyerbukan dan pembuahan (fertilisasi) pada organ bunga.
Vegetatif Alami
Bereproduksi tanpa perkawinan dan tanpa bantuan manusia, menggunakan bagian tubuhnya sendiri seperti tunas, geragih, atau umbi. Sifat anakan akan persis seperti induknya.
Vegetatif Buatan
Proses reproduksi aseksual yang sengaja dibantu oleh manusia untuk mendapatkan bibit unggul, contohnya lewat mencangkok, stek, dan merunduk.
2. Tumbuhan Biji Terbuka (Gymnospermae)
Berbeda dengan kelompok pertama, biji pada tumbuhan Gymnospermae tidak tertutup oleh daging atau kulit buah. Tumbuhan ini juga tidak memiliki bunga sejati. Sebagai gantinya, mereka menggunakan strobilus (runjung) sebagai alat perkembangbiakan.
Berdasarkan letak alat reproduksinya, Gymnospermae dibedakan menjadi:
Berumah Satu
Strobilus jantan dan betina berada dalam satu pohon yang sama. Contoh: Pinus dan melinjo.
Berumah Dua
Strobilus jantan dan betina berada pada pohon yang berbeda. Contoh: Pakis haji.
Secara umum, contoh tanaman yang masuk dalam kelompok biji terbuka ini adalah melinjo, pinus, ginkgo, dan pakis haji.
Memahami karakteristik dan cara reproduksi tumbuhan berbiji membantu kita lebih menghargai peran penting mereka dalam menjaga keseimbangan ekosistem bumi. *****
.png)