-->

Amalan Yang Sangat Dianjurkan di Bulan Ramadhan

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan awal puasa bulan Ramadhan 1447 H/2026 M jatuh pada Hari Kamis 19 Februari 2026 dalam sidang Isbat yang digelar hari ini, Selasa 17 Februari 2026.

Ilustrasi gambar (pixabay.com)

Bulan Ramadhan identik dengan amalan puasa Ramadhan yang wajib dikerjakan. Puasa adalah amalan utama bagi umat islam sebagaimana Surat Al Baqarah 183.

Selain itu bulan Ramadhan merupakan kesempatan yang sangat istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadah. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

Baca juga :

Berniat dan Lafadz Niat Puasa pada Bulan Ramadhan

Berdasarkan sunnah Nabi Muhammad SAW dan anjuran para ulama, berikut adalah amalan-amalan utama yang sangat dianjurkan:

1. Sholat tarawih

Shalat tarawih hukumnya sunnah muakkad alias sangat ditekankan. Keutamaan sholat Tarawih adalah mendapat pengampunan dosa.

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Barang siapa sholat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR Bukhari dan Muslim)

Sholat Tarawih dikerjakan setelah sholat Isya. Waktunya terbentang hingga terbit fajar. Hendaknya, seorang muslim menutup Tarawih dengan sholat Witir. Terdapat banyak versi jumlah rakaat sholat Tarawih. Adapun Nabi SAW, beliau mengerjakan sebanyak 11 atau 13 rakaat.

2. Sedekah

Sudah semestinya umat Islam bersemangat dalam memberi sedekah selama Ramadan berlangsung. Mengingat, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dahulu melakukan yang demikian. Dan tentulah Nabi SAW sebaik-baik teladan.

Diambil dari buku Panduan Lengkap Puasa Ramadhan Menurut Al-Qur'an dan Sunnah oleh Abu Ubaidah Yusuf dan Abu Abdillah Syahrul Fatwa, Ibnu Abbas radhiyallahu anhu berkata:

كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ

Artinya: "Adalah Rasulullah SAW manusia yang paling dermawan. Beliau sangat dermawan jika bulan Ramadan." (HR Bukhari)

3. I'tikaf

Sofyan Chalid bin Idham Ruray dalam bukunya, Fikih I'tikaf dan Lailatul Qodr, mengutip pendapat mengenai definisi i'tikaf:

"Berdiam diri di masjid umum yang diadakan padanya sholat berjamaah dengan niat beribadah kepada Allah ta'ala di masjid tersebut, yang dilakukan oleh orang tertentu, dengan syarat-syarat tertentu, tata cara tertentu, di waktu tertentu." (Ash-Shiyaamu fil Islam, hal 450-451)

I'tikaf dikerjakan pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Nabi Muhammad SAW dahulu biasa melakukannya sehingga patut dicontoh. Aisyah radhiyallahu anha berkata:


أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ


Artinya: 

"Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir Ramadan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau masih melakukan i'tikaf sepeninggal beliau." (HR Bukhari dan Muslim)

4. Zakat Fitrah

Amalan lain yang dikhususkan pada bulan Ramadan adalah zakat fitrah. Dirujuk dari buku Catatan Pengingat Zakat Fitrah tulisan Hari Ahadi, zakat fitrah hukumnya wajib. Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu berkata:


فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِن رَمَضَانَ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحَرِ، وَالذَّكَرِ وَالْأُنْثَى، وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ


Artinya: 

"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitri (setelah selesai) dari bulan Ramadan atas budak, orang yang merdeka, laki-laki maupun perempuan, anak kecil ataupun orang dewasa dari kalangan kaum muslimin." (HR Bukhari)

Mengenai waktu penyerahan zakat fitrah, Syaikh Muhammad al-Utsaimin berkata:

"Wajib mengeluarkan zakat fitrah sebelum pelaksanaan sholat Id, dan yang terbaik diserahkan pada waktu hari raya sebelum sholat Id. Boleh juga jika dikeluarkan sehari atau dua hari sebelum hari raya."

Selain itu memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar terutama pada waktu-waktu mustajab seperti saat sahur, menjelang berbuka, dan sepertiga malam terakhir.

Simak juga :

Yang Dapat Mengurangi Nilai Ibadah Puasa Ramadhan

Menjaga hati dan lisan dengan menghindari ghibah, berbohong, serta perbuatan sia-sia agar pahala puasa tidak berkurang. 

Semoga bermanfaat!***

0 Response to "Amalan Yang Sangat Dianjurkan di Bulan Ramadhan"

Posting Komentar