UPT SMPN 2 Lintau Buo resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin, 13 Juli 2026. Mengusung konsep MPLS Ramah anak, sekolah nyaman, siswa bersemangat, kegiatan tahun ini diikuti oleh 65 siswa baru yang siap menapaki jenjang pendidikan sekolah menengah pertama.
Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan tanpa adanya unsur kekerasan atau perundungan.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat dalam suatu upacara bendera di halaman sekolah
ini dihadiri langsung oleh jajaran komite, majelis guru, pegawai, serta orang tua
siswa baru sebagai bentuk transparansi dan kolaborasi awal antara pihak sekolah
dan keluarga.
Komitmen Sekolah Ramah Anak
Kepala SMPN 2 Lintau Buo, Yulinda Sastri, S.Kom, dalam
sambutannya menegaskan komitmen kuat sekolah dalam menerapkan prinsip-prinsip
pemenuhan hak anak. Beliau menyampaikan bahwa MPLS tahun ini berjalan sesuai
dengan regulasi nasional Kemendikdasmen mengenai MPLS Ramah 2026 yang
berorientasi pada penguatan karakter serta adaptasi psikologis siswa.
"MPLS 2026 di SMPN 2 Lintau Buo diikuti oleh 65 peserta
didik baru dan murni diisi dengan kegiatan edukatif, kreatif, dan menyenangkan.
Kami memastikan tidak ada ruang bagi perundungan atau perpeloncoan.
Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman bagi anak-anak kita untuk bertumbuh
dan berprestasi," ujar Yulinda Sastri, S.Kom.
Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran orang tua dalam
pembukaan MPLS sangat krusial. Sinergi antara pihak sekolah dan orang tua
adalah kunci utama dalam mengawal perkembangan karakter dan akademik anak di
era digital ini.
Prosesi Simbolis Pemasangan Atribut Peserta
Sebagai tanda dimulainya kegiatan secara resmi, kepala sekolah melakukan prosesi simbolis pemasangan atribut peserta kepada perwakilan siswa baru. Pemasangan atribut ini dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan edukatif.
aturan ketat dalam Permendikdasmen Nomor 12 Tahun
2026, atribut yang digunakan oleh ke-65 siswa baru dipastikan bersifat wajar,
rapi, tidak aneh-aneh, dan sama sekali tidak memberatkan orang tua. Atribut
tersebut murni berfungsi sebagai identitas pengenal selama kegiatan berlangsung
untuk mendukung proses adaptasi.
Titipan Harapan Orang Tua Siswa
Momentum hangat terjadi saat perwakilan orang tua siswa
baru, Roni Efendi, diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa percaya dan harapan besar para orang tua yang
telah mengamanahkan anak-anak mereka untuk dididik di SMPN 2 Lintau Buo.
Orang tua /wali murid peserta didik baru (Hadi Rahim/ Cerana Kata)
"Kami menyerahkan sepenuhnya putra-putri kami untuk
dibimbing di sekolah ini. Kami sangat mengapresiasi konsep MPLS Ramah Anak yang
diusung oleh sekolah. Harapan kami, melalui bimbingan Ibu Kepala Sekolah dan
Bapak/Ibu Guru, anak-anak kami tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi
juga memiliki akhlak yang mulia," ungkap Roni Efendi.
Roni juga menegaskan kesiapan seluruh orang tua untuk terus
mendukung program-program sekolah dan menjalin komunikasi yang aktif demi
kebaikan bersama.
Agenda Kegiatan MPLS 2026
Kegiatan MPLS Ramah Anak di SMPN 2 Lintau Buo dijadwalkan
berlangsung selama lima (5) hari ke depan dengan fokus pada transisi belajar yang
nyaman:
- Asesmen Awal dan Pengenalan Metode Belajar: Membantu mengidentifikasi kondisi awal sosial-emosional siswa serta mengenali pola belajar tingkat SMP.
- Pendidikan Karakter dan Anti-Perundungan: Menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan komitmen sekolah bebas kekerasan.
- Pengenalan Lingkungan Fisik dan Ekstrakurikuler: Mengajak siswa mengenali fasilitas sekolah serta menyalurkan minat bakat mereka.
- Penguatan Budaya Lokal dan Keagamaan: Membentuk mental spiritual yang sejalan dengan nilai-nilai masyarakat setempat.
Melalui pembukaan yang melibatkan seluruh elemen pendidikan ini, SMPN 2 Lintau Buo optimis dapat mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan dalam lingkungan yang suportif. ***



