-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

MPLS Ramah Anak 2026 di UPT SMPN 2 Lintau Buo Dimulai, Libatkan Orang Tua untuk Sinergi Pendidikan

| Senin, Juli 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T15:20:37Z

UPT SMPN 2 Lintau Buo resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin, 13 Juli 2026. Mengusung konsep MPLS Ramah anak, sekolah nyaman, siswa bersemangat, kegiatan tahun ini diikuti oleh 65 siswa baru yang siap menapaki jenjang pendidikan sekolah menengah pertama.

Calon peserta didik baru ikuti MPLS (Hadi Rahim/ Cerana Kata)


Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan tanpa adanya unsur kekerasan atau perundungan.


Acara pembukaan yang berlangsung khidmat dalam suatu upacara bendera di halaman sekolah ini dihadiri langsung oleh jajaran komite, majelis guru, pegawai, serta orang tua siswa baru sebagai bentuk transparansi dan kolaborasi awal antara pihak sekolah dan keluarga.


Komitmen Sekolah Ramah Anak

Kepala SMPN 2 Lintau Buo, Yulinda Sastri, S.Kom, dalam sambutannya menegaskan komitmen kuat sekolah dalam menerapkan prinsip-prinsip pemenuhan hak anak. Beliau menyampaikan bahwa MPLS tahun ini berjalan sesuai dengan regulasi nasional Kemendikdasmen mengenai MPLS Ramah 2026 yang berorientasi pada penguatan karakter serta adaptasi psikologis siswa.

Pemasangan atribut peserta MPLS oleh kepala sekolah (Hadi Rahim/ Cerana Kata)

"MPLS 2026 di SMPN 2 Lintau Buo diikuti oleh 65 peserta didik baru dan murni diisi dengan kegiatan edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Kami memastikan tidak ada ruang bagi perundungan atau perpeloncoan. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman bagi anak-anak kita untuk bertumbuh dan berprestasi," ujar Yulinda Sastri, S.Kom.


Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran orang tua dalam pembukaan MPLS sangat krusial. Sinergi antara pihak sekolah dan orang tua adalah kunci utama dalam mengawal perkembangan karakter dan akademik anak di era digital ini.

Pendidik dan tenaga kependidikan (Hadi Rahim/ Cerana Kata)


Prosesi Simbolis Pemasangan Atribut Peserta

Sebagai tanda dimulainya kegiatan secara resmi, kepala sekolah melakukan prosesi simbolis pemasangan atribut peserta kepada perwakilan siswa baru. Pemasangan atribut ini dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan edukatif.


aturan ketat dalam Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, atribut yang digunakan oleh ke-65 siswa baru dipastikan bersifat wajar, rapi, tidak aneh-aneh, dan sama sekali tidak memberatkan orang tua. Atribut tersebut murni berfungsi sebagai identitas pengenal selama kegiatan berlangsung untuk mendukung proses adaptasi.


Titipan Harapan Orang Tua Siswa

Momentum hangat terjadi saat perwakilan orang tua siswa baru, Roni Efendi, diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa percaya dan harapan besar para orang tua yang telah mengamanahkan anak-anak mereka untuk dididik di SMPN 2 Lintau Buo.

                              

Orang tua /wali murid peserta didik baru (Hadi Rahim/ Cerana Kata)

"Kami menyerahkan sepenuhnya putra-putri kami untuk dibimbing di sekolah ini. Kami sangat mengapresiasi konsep MPLS Ramah Anak yang diusung oleh sekolah. Harapan kami, melalui bimbingan Ibu Kepala Sekolah dan Bapak/Ibu Guru, anak-anak kami tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia," ungkap Roni Efendi.

Roni juga menegaskan kesiapan seluruh orang tua untuk terus mendukung program-program sekolah dan menjalin komunikasi yang aktif demi kebaikan bersama.


Agenda Kegiatan MPLS 2026

Kegiatan MPLS Ramah Anak di SMPN 2 Lintau Buo dijadwalkan berlangsung selama lima (5) hari ke depan dengan fokus pada transisi belajar yang nyaman:


  • Asesmen Awal dan Pengenalan Metode Belajar: Membantu mengidentifikasi kondisi awal sosial-emosional siswa serta mengenali pola belajar tingkat SMP.
  • Pendidikan Karakter dan Anti-Perundungan: Menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan komitmen sekolah bebas kekerasan.
  • Pengenalan Lingkungan Fisik dan Ekstrakurikuler: Mengajak siswa mengenali fasilitas sekolah serta menyalurkan minat bakat mereka.
  • Penguatan Budaya Lokal dan Keagamaan: Membentuk mental spiritual yang sejalan dengan nilai-nilai masyarakat setempat.

Melalui pembukaan yang melibatkan seluruh elemen pendidikan ini, SMPN 2 Lintau Buo optimis dapat mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan dalam lingkungan yang suportif. ***