Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar...Laa ilaha illallahu wallahu akbar... Lantunan takbir terdengar berkumandang dari puncak menara masjid dan mushalla di tengah derasnya hujan yang mengguyur bumi tepat tinggal saya.
Lafaz takbir merupakan pengagungan kepada Allah SWT dan sebagai salah satu syiar Islam serta bentuk syukur atas selesainya ibadah puasa selama sebulan penuh dan hadirnya Hari Raya Idul Fitri.
Lafaz takbir di malam 1 Syawal boleh di baca dalam versi pendek maupun panjang, tergantuang kebiasaan dan tradisi masyarakat setempat.
Selain membaca tabir, umat muslim juga dianjurkan untuk mengisi malam 1 Syawal dengan berbagai amalan membaca Al qur'an, shalat sunnah, zikir dan berdoa serta muhazabah diri.
Sanggup menunaikan ibadah puasa selama bulan puasa adalah nikmat Allah SWT yang pantas disyukuri. Kenapa demikian? Sebagian umat muslim tidak sempat lagi bertemu dengan bulan Ramadhan tahun ini karena telah menghadap sang khalik.
Sementara itu masih banyak pula kita lihat di sekitar umat mulim yang tidak sempat berpuasa karena sakit dan berbagai penyebab lainnya.
Muhasabah diri ditujukan kepada amalan wajib dan sunnah yang kita lakukan selama bulan Ramadhan sudah optimal atau belum. Namun datangnya bulan Syawal, adalah kesempatan baik untuk meningkatkan amalan di luar bulan Ramadhan.
Malam 1 Syawal akan berganti dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Idul Fitri adalah tanda berakhirnya puasa Ramadhan. Itu artinya, kembali berbuka atau kembali makan di siang hari.
Secara maknawi, Idul Fitri adalah momen kemenangan melawan hawa nafsu. Kita kembali ke fitrah (suci) serta menjadi ajang silaturrahmi dan saling memaafkan.
Dapat disimpulkan bahwa malam 1 Swawal dan Idul Fitri adalah momen untuk kembali ke fitrah semula. Setelah berpuasa sebulan penuh umat muslim kembali suci dan bersih dari dosa dan suci jiwa.
Menyambut Lebaran Idul Fitri 2026 : Ide Seru, Persiapan dan Tren Terbaru
Idul Fiti adalah hari kemenangan dalam pengendalian diri dari nafsu dunia selama bulan Ramadhan. Maka pantaslah umat muslim merayakan kemenangan tersebut dengan suka cita dan penuh rasa syukur.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faidzin, semoga kualitas keimanan dan ketakwaan meningkat setelah bulan Ramadhan.***
